Rabu, 15 Februari 2017

ULANGAN PPKN KELAS VIII BAB 4 : MENJELAJAH MASYARAKAT INDONESIA




NAMA : SITI DEWI KANIA (32)
KELAS : VIII G 
SEKOLAH : SMP NEGERI 13 BANDUNG



ULANGAN PPKN BAB 4

1.      Sebutkan lima contoh kebudayaan yang terdapat di Indonesia
Jawab :
1.      Kebo – keboan, banyuwangi – jawa timu
Image result for kebo keboan


2.      Pasola, Sumba – Nusa Tenggara Timur
 Image result for pasola

3.      Ma'Nene – Sulawesi

 Image result for ma'nene


4.      Debus, Banten
Image result for debus

5.      Tabuik, Sumatra Barat
Image result for tabuik

2.      Deksripsikan secara singkat dan jelas lima contoh kebudayan tersebut!
Jawab :
1.      Kebo – keboan merupakan tradisi suku osing di banyuwang. Kebo – keboan  artinya kerbau jadi – jadian, kebo – keboan di laksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, tradisi ini rutin diadakan 1 tahun sekali pada bulan muharam.
2.      Pasola adalah tradisi dari NTT, Pasola berarti permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu dari atas punggung kuda yang sedang dipacu kencang antara dua kelompok yang berlawanan.
3.      Ma’nene adalah ritual untuk menghormati orang yang sudah meninggal dengan menggali kuburnta, memandikan, lalu dipakaikan baju.
4.      Debus adalah sebuah bela diri dari banten. Debus adalah seni dari hasil kombinasi suara dan seni tari. Namun debus ini sangat menyeramkan untuk ditonton, debus ini identik dengan ilmu kekebalan sehingga atraksinya pun sangat menegangkan yang jika lengah sedkit nyawa bisa jadi taruhannya.
5.      Tabuik merupakan tradisi yang bertujuan untuk memperingati Asyura, meninggalnya Imam Husain cucu dari Nabi Muhammad SAW. Festival ini katanya membawa berkah. Dan setiap bagian patung tabuik memiliki arti yaitu bagian bawah tabuik dianggap perwujudan urak, burak dan peti melambangkan burak yang menjemput mayat Hussein bin Ali, dan  tabuhan gendang pun disimbolikan untuk mengenang kejadian yang menyebabkan Hussein bin Ali meninggal..

3.      Jelaskan menurut pendapat anda supaya pemerintahan dapat menjaga kebudayaan Indonesia agar tidak hilang ditelan zaman dan tidak diakui oleh Negara lain!
Jawab :
Menurut saya perlunya lembaga yang bisa mempromosikan budaya bangsa ke negera lain agar dapat mendatangkan keuntungan bagi negara indonesia. Pemerintah harus memperhatikan upaya pelestarian budaya nasional dan tidak hanya mengutamakan pada politik dan ekonomi saja tapi juga pada budaya

4.      Jelaskan bagaimana peranan anda sebagai seorang pelajar dalam melestarikan budaya Indonesia!
Jawab :
jaman sekarang generasi muda lebih banyak mengikuti kebiasaan asing dan malu untuk mengikuti kebiasaan daerahnya sendiri karena akan di anggap kampungan, contohnya dari cara berbicara, cara berpakaian, dan bermusik.  menurut saya kebudayaan dapat dijaga dengan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari – hari contohnya berbicara dalam bahasa daerah setiap hari, memakai batik, mencintai lagu daerah, dan mementaskan tarian daerah di acara – acara sekolahan.

5.      Jelaskan menurut pendapat anda ditengah tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang bhineka dari aspek budaya, ramainya konflik social yang menyinggung permasalahan SARA (suku,agama,ras,adat, dan adat antar golongan) di media sosial !
Jawab :
perbedaan suku dan agama di indonesia sangat mempunyai arti yaitu dimana kita harus saling menghargai,menghormati,saling tolong menolong, walaupun berbeda suku dan agama. dengan cara itu kita dapat menjadikan negara kita menjadi negara persatuan dan kesatuan, tidak ada lagi terjadi konflik antar SARA dan dengan cara itu kita dapat membangun negara Indonesia menjadi negara yg maju.






DAFTAR PUSTAKA



Kamis, 28 Juli 2016

Ulangan PPKN kelas VIII

MERAJUT MANUSIA DAN MASYARAKAT BERDASARKAN PANCASILA



A. PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA
pendiri negara kesatuan republik indonesia pada tanggal 18 agustus 1945 menyepakati dasar negara republik indonesia adalah pancasila. istilah pancasila itu sendiri menurut Darji Darmodiharjo,(1995"3) sudah dikenal sejak zaman majapahit pada abad ke XIV. yaitu terdapat pada buku Negarakertagama karangan prapanca dan buku sutasoma karangan tantular. istilah pancasila dalam bahasa sanskerta asal kata panca (lima) dan sila (sendi,asa) berarti batu sendi yang lima, juga berarti pelaksanaan kesusilaan yang lima (pancasila karma).
 Lebih lanjut dalam buku tersebut, Pancasila memiliki 2 pengertian yaitu berbatu sendi yang lima dan pelaksanaan kesusilaan yang lima, yaitu :
a. Dilarang melakukan kekerasan 
b. Dilarang mencuri 
c. Dilarang berbohong 
e. Dilarang mabuk/minuman keras.
 istilah pancasila dalam kehidupan kenegaraan dikenalkan pertama kali oleh ie.soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 1 juni 1945. menurut Ir.Soekarno, pancasila dijadikan dasar atau pondasi berdirinya negara indonesia. Pancasila merupakan dasar  atau pondasi berdirinya negara. sebuah negara tidak mungkin berdiri tanpa adanya dasar negara. pancasila sejak 18 agustus 1945 ditetapkan sebagai dasar negara sebagaimana tertuang dalam alinea keempat pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945

1. Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila ditempatkan sebagai dasar dan ideologi negara serta sekaligus dasar filosofis bangsa dan negara sehingga setiap materi muatan peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan nilai- nilai yang terkandung dalam Pancasila.Lebih lanjut dijelaskan Pancasila sebagai dasar negara menurut Notonegoro seperti dikutip oleh Darji Darmodihardjo, SH (1995:8) dinyatakan bahwa “ diantara unsur-unsur pokok kaidah negara yang fundamental, asas kerohanian Pancasila adalah mempunyai kedudukan istimewa dalam hidup kenegaraan dan hukum bangsa Indonesia. Norma hukum yang pokok disebut pokok kaidah fundamental dari negara itu dalam hukum mempunyai hakikat dan kedudukan yang tetap, kuat dan tak berubah bagi negara yang dibentuk, dengan perkataan lain dengan jalan hukum tidak dapat diubah”. Dari pernyataan di atas tersebut, dapat disimpulkan bahwa fungsi dan kedudukan Pancasila adalah sebagai kaidah negara yang fundamental atau dengan kata lain sebagai dasar negara. 

 2. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Pandangan hidup bagi suatu bangsa merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan dan kelestarian bangsa. Hal ini disadari oleh pendiri negara seperti dapat kita buktikan dari pidato Mohammad Yamin dalam sidang BPUPKI pertama. Dalam sidang BPUPKI itu Mohammad Yamin menyatakan : Para pendiri negara dengan dilandasi pemikiran dan semangat kebangsaan yang tinggi telah sepakat bahwa dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Mengapa harus Pancasila? Mengapa bukan ideologi yang meniru bangsa lain di dunia? Para pendiri negara mempunyai pemikiran bahwa pandangan hidup bangsa harus sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia, oleh karenanya diambil dari kepribadian bangsa yang tertinggi dan konsepsi yang mendasar dari norma bangsa. Pancasila dianggap oleh pendiri bangsa Indonesia memiliki nilai- nilai kehidupan yang paling baik. Disepakatinya Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia telah melalui serangkaian proses yang panjang dan pemikiran yang mendalam dan nantinya dijadikan dasar dan motivasi dalam segala sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan negara sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

3. Arti Penting Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup
Bagi bangsa Indonesia, Pancasila dijadikan sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa untuk mengatur penyelenggaraan negara. Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alenia keempat menegaskan bahwa bangsa Indonesia memiliki dasar dan pedoman dalam berbangsa dan bernegara yaitu, Pancasila. Pancasila sebagaidasar negara mendasari pasal-pasal dalam UUD Negara RepublikIndonesia Tahun 1945 dan menjadi cita-cita hukum yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan. Seluruh sila dari Pancasila tersebut tidak dapat dilaksanakan secara terpisah- pisah. Karena Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berkaitan. Dalam pelaksanaannya sila kesatu Pancasila melandasi sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Sila kedua dilandasi sila pertama melandasi sila ketiga, keempat dan kelima. Sila ketiga dilandasi sila pertama dan kedua serta melandasi sila keempat dan kelima dan seterusnya. 

B. NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengandung pengakuan atas keberadaan Tuhan sebagai pencipta alam semesta beserta isinya. Oleh karenanya sebagai manusia yang beriman yaitu meyakini adanya Tuhan yang diwujudkan dalam ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala laran gan-Nya.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Mengandung rumusan sifat keseluruhan budi manusia Indonesia yang mengakui kedudukan manusia yang sederajat dan sama, mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara yang dijamin oleh negara.

3. Persatuan Indonesia.
Merupakan perwujudan dari paham kebangsaan Indonesia yang mengatasi paham perseorangan, golongan, suku bangsa, dan mendahulukan persatuan dan kesatuan bangsa sehingga tidak terpecah-belah oleh sebab apa pun.

4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Merupakan sendi utama demokrasi di Indonesia berdasar atas asas musyawarah dan asas kekeluargaan.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Merupakan salah satu tujuan  negara yang hendak mewujudkan tata masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila

Upaya melaksanakan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah disarikan dalam butir-butir pengalaman pancasila. Isi bitur pengalaman pancasila yaitu :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
a. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketaqwaannya terhadap TuhanYang Maha Esa.
b. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa,sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
c. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
a.Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk
 Tuhan Yang Maha Esa.
b. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit ,dan sebagainya
c. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.

3. Persatuan Indonesia
a.Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan
negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
b. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa.
c. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
a. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
b. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
c. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
a. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
b. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
c. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
 Butir-butir nilai Pancasila di atas dapat dilakukan dalam kehidupan sehari- hari. Dengan demikian mempertahankan Pancasila dapat dilakukan dengan melaksanakan nilai- nilai Pancasila oleh setiap warga negara Indonesia dalam kehidupan sehari-hari di manapun ia berada.




NAMA : SITI DEWI KANIA 
KELAS : 8G
SEKOLAH : SMPN 13 BANDUNG